Cobaan Berat Karen Pooroe Kehilangan Anak Tercinta

Cobaan Berat Karen Pooroe Kehilangan Anak Tercinta

Belakangan ini nama Karen Pooroe sedang banyak muncul di pemberitaan. Kasusnya dimulai dari tuduhan kepada Marshanda yang memiliki hubungan khusus dengan suaminya hingga perceraiannya dengan sang suami. Hingga saat ini proses perceraiannya masih berlanjut, ditambah lagi dengan kabar anaknya yang meninggal dunia.

Waktu belakangan ini memang menjadi masa yang paling berat dalam hidup Karen. Bagaimana tidak, setelah dia tidak bisa bertemu dengan anaknya selama berbulan-bulan, kemudian mendapatkan kabar bahwa anaknya sudah meninggal. Apalagi pada saat pemakaman, diduga suaminya tidak datang ke prosesi pemakaman, hal ini memang sangat memilukan jika dibayangkan bagi Karen.

Cobaan Berat Karen Pooroe
Cobaan Berat Karen Pooroe

Perceraian ini sepertinya masih akan memiliki banyak masalah kemudian karena buntut dari pemasalahan ini masih panjang. Sehingga Karen masih harus menghadapi pertengkaran dan perceraiannya dengan sang suami. Bahkan sang suami sudah dipanggil pihak polisi untuk dimintai keterangan, tetapi hasilnya masih kurang memuaskan sehingga akan dilakukan proses selanjutnya untuk memperjelas semuanya.

Perceraian yang Berbuntut Panjang

 Proses perceraian yang telah berlangsung antara Karen Pooroe dan suaminya, Arya Claproth memang begitu menyakitkan bagi Karen. Apalagi dalam proses tersebut dia sempat tidak diijinkan bertemu dengan putri tercintanya yang tinggal di apartemen bersama sang suami. Tentunya hal ini begitu berat dijalani oleh Karen.

Belum berakhir masa yang berat itu, kemudian Karen mendapatkan kabar dari polisi bahwa anak tercintanya, Zefania yang masih kecil meninggal dunia diduga karena jatuh dari lantai 6 apartemen Arya. Berdasarkan kabar, Zefania meninggal pada tanggal 7 Februari pada pukul 10 malam.

Cobaan Berat Karen Pooroe
Cobaan Berat Karen Pooroe

Hal ini tentunya membuat Karen Pooroe sangat terpukul. Belum sampai dia bisa bertemu dan berkumpul bersama anaknya lagi, tetapi kemudian harus mendapatkan kenyataan yang begitu pahit. Karen tidak bisa menahan tangisnya, apalagi sat jasad anaknya dimakamkan. Karen menangis sejadinya di atas makan sang anak.

Adanya kejadian ini tentunya akan berbuntut panjang dari kasus perceraian yang masih dijalani Karen. Ya, kenyataan yang pahit ini memang harus dihadapi oleh Karen. Bahkan ketika perceraiannya belum usai, sudah datang lagi cobaan berat lainnya. Apalagi dalam kondisi ini dia kehilangan putri tercintanya.

Adanya Kejanggalan Dalam Kematian Putrinya

 Sambil berkembangnya masalah ini, ditemukan beberapa kejanggalan dalam kematian anak dari Karen. Sudah 6 bulan Karen tidak diberikan izin untuk bertemu dengan Zefania. Tentunya bagi seorang ibu, itu adalah waktu yang begitu lama dan menyiksa. Meskipun Karen sudah meminta pada Arya, tetapi dia tetap tidak mendapatkan izin.

Kemudian Karen mendapatkan kabar bahwa anaknya meninggal dunia, tentunya hal ini sangat mengagetkan dan menyakitkan. Hal yang membuat Karen curiga adalah alasan anaknya masih bangun di jam 10 malam dan bisa bermain-main di balkon. Kecurigaannya akan adanya kelalaian dari sang suami tentunya menguat.

Kematian Putrinya
Kematian Putrinya

Selain itu, pagar pembatas balkon tentunya cukup tinggi untuk dilalui oleh anak sekecil itu. Sehingga kronologi kejadian yang sebenarnya masih menjadi pertanyaan tidak hanya bagi Karen Pooroe, tetapi juga banyak orang saat ini karena tentunya aneh dengan banyaknya cerita yang berkembang saat ini.

Pihak KPAI yang sempat membantu Karen untuk bisa bertemu dengan anaknya juga sangat bersedih dengan adanya kejadian ini. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang karena perlu dipahami dengan baik bahwa, perceraian dengan pertengkaran seperti Karen Pooroe ini akan selalu menjadikan anak sebagai korban.