Negara Beri Keringanan Pajak untuk Perusahaan Selama Pandemi Corona

Negara Beri Keringanan Pajak untuk Perusahaan Selama Pandemi Corona

Negara Beri Keringanan Pajak untuk Perusahaan Selama Pandemi Corona. Tentunya keringanan pajak untuk perusahaan adalah satu hal yang sangat diharapkan oleh banyak pengusaha ditengah pandemic Covid 19 seperti saat ini. Dan kabar baiknya adalah kini pemerintah memenuhi keinginan para pengusaha untuk mendapatkan keringanan pajak tersebut.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa di saat masa-masa pandemi virus corona seperti saat ini produktivitas seluruh perusahaan menjadi terganggu. Tidak hanya perusahaan di sektor tertentu, karena dampak dari serangan virus corona nyata dirasakan oleh semua orang, yang menjalankan usaha di bidang apa pun.

Melihat keadaan yang cukup mencekik keuangan perusahaan seperti saat ini. Wajar jika akhirnya ada pengajuan keringanan pajak untuk perusahaan dari pemerintah. Bukti nyata betapa susahnya keuangan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia adalah, banyaknya pegawai yang dirumahkan dan di-PHK.

Negara Beri Keringanan Pajak
Negara Beri Keringanan Pajak

Pemerintah Beri Keringanan Pajak untuk 193.151 Perusahaan

Dalam kesempatan wawancara yang dimiliki oleh menteri keuangan Indonesia, Sri Mulyani. Beliau mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan keringanan pajak bagi perusahaan. Yang mana jumlah perusahaan tersebut sebanyak 193.151, merela adalah badan usahan yang usahanya terhantam wabah Covid 19.

Sebenarnya sejak beberapa waktu lalu diakui oleh Sri Mulyani bahwa ada banyak perusahaan yang telah mengajukan diri memohon keringanan pajak untuk perusahaan. Setidaknya ada 215.225 WP badan usaha. Akan tetapi tentu saja tidak semuanya bias disetujui, sehingga hanya ada 193.151 perusahaan yang sesuai kriteria mendapatkan fasilitas keringanan pajak.

“(perusahaan) Yang ditolak merupakan perusahaan yang KLU tidak memenuhi kriteria PMK. Atau kemungkinan lainnya yang bersangkutan belum melakukan penyampaian SPT tahun 2018, yang mana SPT ini adalah basis untuk menentukan klasifikasi lingkup usaha (LKU),” tutur Sri Mulyani.

Tentunya dalam pelaksanaan pemberian keringanan pajak untuk perusahaan harus ada aturan-aturan khusus. Agar keringanan yang diberikan benar-benar tepat sasaran bagi badan usaha yang memang tengah mengalami masalah financial akibat hantaman virus corona sejak bulan Maret lalu.

Negara Beri Keringanan Pajak
Negara Beri Keringanan Pajak

Ketentuan Perusahaan yang Dapat Keringan Pajak

Berkaitan dengan peraturan bagi perusahaan yang layak mendapatkan keringanan pajak, semuanya telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 23 Tahun 2020 serta Peraturan Menteri Keuangan No 44 Tahun 2020. Didalamnya memuat aturan intensif pajak bagi para wajib pajak yang terdampak pandemi virus corona.

Sebagaimana yang telah dibahas diatas bahwa keringanan pajak untuk perusahaan tidak bisa serta merta dinikmati oleh semua perusahaan. Ada beberapa alasan sehingga ajuan yang dilakukan badan usaha ditolak, yang mana salah satunya karena KLU atau klasifikasi lapangan usaha tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Setelah tadi ada 193.151 wajib pajak badan usaha yang disetujui mendapatkan insentif, lalu ada sebanyak 72.869 yang mengajukan keringanan pajak penghasilan. Yang mana pajak gaji karyawan memang seharusnya ditanggung oleh perusahaan bersangkutan. Akan tetapi dari total pengajuan tersebut hanya ada 62.875 perusahaan yang memenuhi kriteria dan disetujui.

Kemudian dalam proses pemberian keringanan pajak bagi perusahaan. Ada 8.613 yang melakukan pengajuan PPH 22 impor. Dari total pengajuan tersebut hanya ada 5.978 wajib pajak badan usaha yang disetujui mendapatkan keringanan. Kemudian untuk perusahaan yang mengajukan keringanan PPh pasal 25, ada 29.730 yang disetujui pemerintah.

Kemudian ada 2.689 perusahaan yang pengajuan peringanan PPh Pasal 22 non API disetujui oleh pemerintah. Sedangkan untuk wajib pajak badan usaha yang mengajukan keringanan PPh Pasal 23 ada 1.275. Dan itu merupakan jumlah keseluruhan pengajuan pasal tersebut. Terakhir keringanan pajak untuk perusahaan diberikan pada 92.097 UMKM yang mengajukan PP 23.

Negara Beri Keringanan Pajak
Negara Beri Keringanan Pajak